Laba 2Q Paradise Co Jatuh Meski Ada Kenaikan Penjualan di Korea Selatan

Laba 2Q Paradise Co Jatuh Meski Ada Kenaikan Penjualan di Korea Selatan

Paradise Co Ltd, perusahaan yang mengoperasikan kasino khusus untuk wisatawan asing di Korea Selatan, melaporkan bahwa laba bersihnya pada kuartal kedua mengalami penurunan. Walaupun terjadi peningkatan dalam penjualan, laba bersih yang dapat dikreditkan kepada investor berkurang 24,4% dari tahun sebelumnya, menyusut ke angka sedikit di bawah KRW15,79 miliar, atau sekitar US$11,2 juta. Menurut laporan hari Rabu, ini juga mencerminkan penurunan sebesar 4,1% dari periode triwulanan sebelumnya.

Kenaikan Penjualan pada Kuartal Ini

Penjualan Paradise Co hampir mencapai KRW318,09 miliar selama kuartal ini, naik 11,8% dari periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan penjualan dari kuartal ke kuartal tercatat sebesar 8,2%. Meski dengan peningkatan tersebut, mereka masih mengalami penurunan dalam laba bersih. Sayangnya, laporan tersebut tidak menjelaskan alasan penurunan laba bersih dibandingkan dengan keuntungan pemegang saham.

Lokasi Kasino yang Beroperasi

Paradise Co mengoperasikan kasino untuk wisatawan asing di beberapa lokasi seperti Walkerhill Seoul, Paradise Busan, Jeju Grand di Pulau Jeju, dan Paradise City di Incheon. Paradise City merupakan hasil dari kerjasama dengan unit Sega Sammy Holdings Inc asal Jepang.

Rangkuman Penjualan Kasino Semester Pertama

Informasi yang dirilis awal Juli menunjukkan penjualan kasino Paradise Co untuk paruh pertama tahun ini mencapai KRW477,62 miliar, mencatat peningkatan sebesar 5,1% dari tahun ke tahun. Selain itu, jumlah uang yang ditukar untuk chip permainan meja mencapai KRW3,81 triliun, naik 8,1% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Angka ini menandakan peningkatan aktivitas di seluruh kasino Paradise Co.

Dampak Regulasi dan Perubahan

Paradise Co juga menilai dampaknya dalam konteks perubahan regulasi kasino yang sedang dipertimbangkan di Korea Selatan. Menurut Hana Securities Co Ltd, perubahan ini dapat mempengaruhi operator kasino, di mana mereka mempertimbangkan usulan untuk batas 15% pada bagian pendapatan kasino yang disetorkan ke Dana Promosi dan Pengembangan Pariwisata. Jika diterapkan, laba operasional tahunan Paradise Co bisa berkurang hingga 9%. Namun, usulan ini belum menjadi peraturan resmi.

Kesimpulan: Pandangan Beragam

Hasil terbaru memberi gambaran campuran bagi Paradise Co, dengan peningkatan dalam penjualan dan aktivitas kasino tetapi penurunan dalam laba bersih dari tahun sebelumnya serta kuartal sebelumnya. Perusahaan terus beroperasi di Seoul, Busan, Pulau Jeju, dan Incheon, melayani wisatawan asing dengan kasino khusus. Penjualan semester pertama dan data penukaran kasino menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun, menandakan potensi pertumbuhan di sektor tersebut.